BREBES – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah terus diwujudkan melalui peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa). Salah satu bentuk nyata pengabdian tersebut terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pada Rabu (08/07/2026), Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, kembali melaksanakan pendampingan terhadap proses pembangunan yang kini memasuki tahap penyelesaian.
Sejak awal dimulainya pembangunan, kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai aparat kewilayahan yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan. Melalui komunikasi yang baik dan kedekatan dengan warga, Babinsa mampu membangun semangat gotong royong sehingga proses pembangunan berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan.
Di lokasi pembangunan yang melintasi Sungai Ciraja, Pelda Aris terlihat aktif memantau perkembangan pekerjaan, berkoordinasi dengan tim pelaksana, serta memberikan motivasi kepada masyarakat yang terlibat dalam kegiatan gotong royong. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.
Menurut Pelda Aris, pendampingan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan mampu memberikan rasa aman, meningkatkan semangat kebersamaan, serta membantu menyelesaikan berbagai kendala yang mungkin muncul selama proses pembangunan.
“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir bersama masyarakat. Pendampingan ini merupakan bentuk pengabdian kami agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh warga,” ujar Pelda Aris.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda sendiri merupakan proyek strategis yang sangat dinantikan masyarakat. Jembatan ini akan menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Bangbayang dengan wilayah sekitarnya, sehingga diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat kegiatan ekonomi.
Selama proses pembangunan berlangsung, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Warga secara sukarela bergotong royong membantu berbagai pekerjaan di lokasi pembangunan. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat progres pembangunan terus menunjukkan hasil yang positif.
Masyarakat Desa Bangbayang juga mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang dilakukan Babinsa. Selain memberikan arahan dan motivasi, kehadiran Babinsa di lapangan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Hubungan yang harmonis antara TNI dan warga menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya berfokus pada aspek teknis pembangunan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi, membangun kepedulian sosial, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.
Dengan semangat pengabdian yang terus dijaga, Pelda Aris bersama seluruh elemen masyarakat optimistis pembangunan Jembatan Gantung Garuda akan segera rampung sesuai target. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara TNI dan rakyat.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi bukti nyata bahwa pendampingan Babinsa bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi merupakan bentuk pengabdian tulus kepada masyarakat. Melalui kedekatan, kepedulian, dan kerja sama yang erat, TNI terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun desa, memperkuat persatuan, dan mewujudkan kemajuan di Kabupaten Brebes.(Pen0713)








