Sosialisasi Pembangunan Yonif TP di Dukuhjeruk

Brebes — Upaya peningkatan kekuatan pertahanan sekaligus mendorong pembangunan wilayah terus dilakukan oleh TNI AD melalui rencana pembangunan satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Hal tersebut disosialisasikan kepada masyarakat dalam kegiatan yang digelar di Aula Balai Desa Dukuhjeruk, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat, di antaranya Pasi Log Kodim 0713/Brebes Kapten Inf. Kunpriyanto, S.E., Danramil 14/Banjarharjo Kapten Inf. Agus Widodo, perwakilan Kapolsek Banjarharjo Bripka Sutrisno, perwakilan Asper BKPH Banjarharjo Barat Trisukamto, Kepala Desa Dukuhjeruk Casropih, Ketua LMDH Cakra Bhuana Hari Nurdianto, Ketua Karang Taruna Tarwan, para Ketua RT/RW, serta perwakilan warga Desa Randegan.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari para pejabat dan tokoh masyarakat, serta ditutup dengan doa. Dalam kesempatan tersebut, Danramil 14/Banjarharjo Kapten Inf. Agus Widodo menyampaikan bahwa pembangunan Yonif TP direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat.

“Kami sampaikan kepada warga Desa Dukuhjeruk dan Desa Randegan, insya Allah bulan ini akan dimulai pembangunan Batalyon TP. Tentunya akan ada aktivitas kendaraan dan mobilitas yang meningkat. Untuk itu kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Yonif TP tidak hanya berfungsi sebagai satuan pertahanan negara, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, khususnya pertanian. Kehadiran sekitar 1.000 personel nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

“Selain menjaga kedaulatan NKRI, Yonif TP juga berorientasi pada pembangunan. Ini akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dukuhjeruk Casropih menyampaikan dukungan masyarakat terhadap rencana pembangunan tersebut, namun juga memberikan sejumlah masukan penting terkait fasilitas umum dan kearifan lokal yang ada di wilayahnya.

“Kami mewakili warga mendukung pembangunan Yon TP. Namun kami berharap fasilitas umum seperti lapangan sepak bola dan gantangan burung tetap dipertahankan atau dicarikan solusi penggantinya,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga akses jalan masyarakat, khususnya jalan setapak menuju Dukuh Sindangwangi agar tidak tertutup, serta mempertahankan situs makam leluhur yang berada di kawasan perhutani.

Menanggapi hal tersebut, Pasi Log Kodim 0713/Brebes Kapten Inf. Kunpriyanto, S.E. menegaskan bahwa pihak TNI terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan siap berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik.

“Kami hadir di sini atas perintah pimpinan untuk mensosialisasikan rencana pembangunan Yonif TP. Kami mohon dukungan dari masyarakat, dan terkait fasilitas yang ada seperti lapangan, nantinya akan kita kaji bersama apakah bisa digunakan bersama atau disiapkan pengganti,” jelasnya.

Ia juga memaparkan bahwa pembangunan batalyon akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pembangunan empat barak, lima unit rumah, satu gudang, satu dapur, serta dua pos jaga.

“Semua aspirasi akan difasilitasi melalui komunikasi dan koordinasi yang baik. Harapannya pembangunan ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Yonif TP, sehingga kehadirannya tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Brebes, khususnya Kecamatan Banjarharjo.(Pen0713)