BREBES – Terik matahari yang menyengat di kawasan Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, tidak menjadi penghalang bagi masyarakat bersama aparat TNI untuk terus melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Kadumanis dengan Desa Citimbang. Pada Sabtu (18/07/2026), semangat gotong royong kembali terlihat mewarnai setiap aktivitas di lokasi pembangunan.
Di bawah sinar matahari yang cukup terik, para pekerja bersama masyarakat tetap fokus menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan konstruksi. Peluh yang membasahi tubuh justru menjadi saksi semangat pengabdian dan kebersamaan dalam mewujudkan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Babinsa Desa Kadumanis Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Hasanudin, terus berada di tengah-tengah masyarakat untuk mendampingi sekaligus memberikan motivasi kepada para pekerja. Dengan penuh semangat, ia mengajak seluruh warga agar tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab tanpa mengabaikan faktor keselamatan.
“Teriknya matahari tidak membakar semangat kami. Justru kondisi ini menjadi motivasi untuk terus bekerja hingga Jembatan Garuda segera selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Serda Hasanudin.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar membangun akses penghubung antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, tetapi juga membangun harapan baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mendambakan sarana penyeberangan yang aman dan layak.
Sejak awal pembangunan, semangat gotong royong terus menjadi kekuatan utama. Warga dari berbagai kalangan secara sukarela melibatkan diri dalam setiap tahapan pekerjaan. Mereka bekerja berdampingan dengan anggota TNI, saling membantu, saling menyemangati, dan bersama-sama menghadapi tantangan di lapangan.

Sementara itu, Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int menyampaikan apresiasi atas dedikasi Babinsa dan antusiasme masyarakat yang tetap bekerja dengan penuh semangat meskipun harus menghadapi cuaca yang cukup panas.
“Saya mengapresiasi semangat Babinsa dan seluruh masyarakat yang terus bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Semangat pantang menyerah inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pembangunan Jembatan Garuda. Namun demikian, saya juga mengingatkan agar seluruh personel tetap memperhatikan faktor keselamatan kerja, menjaga kondisi kesehatan, dan mengatur waktu istirahat agar pekerjaan dapat berlangsung dengan aman dan optimal,” ungkap Dandim.
Beliau menambahkan bahwa keterlibatan aktif Babinsa dalam pembangunan merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial TNI AD, yaitu membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Kadumanis dan Desa Citimbang nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Salem.
Semangat yang ditunjukkan masyarakat selama proses pembangunan menjadi bukti bahwa tantangan alam tidak mampu mengalahkan tekad untuk membangun. Panasnya matahari, medan yang cukup berat, maupun pekerjaan yang menguras tenaga justru mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan cita-cita bersama.
Pembangunan Jembatan Garuda kini terus bergerak menuju tahap penyelesaian. Setiap kemajuan yang dicapai merupakan hasil dari kerja keras, pengorbanan, dan semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat. Jembatan ini kelak tidak hanya menjadi penghubung antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, tetapi juga menjadi simbol bahwa dengan persatuan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, setiap harapan dapat diwujudkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes.(Pen0713)













