BREBES – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan selamatan dan doa bersama dalam rangka dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang–Bantarkawung, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang digelar di lokasi pembangunan jembatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari aparat TNI, Polri, pemerintah desa, tim konsultan pembangunan, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Selamatan ini menjadi simbol awal dimulainya proyek strategis yang diharapkan membawa manfaat besar bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa setempat Serka Slamet Waluyo beserta anggota, perwakilan Kapolsek Bantarkawung yang diwakili Aiptu Asep S, tim konsultan pembangunan jembatan, serta perwakilan pemerintah desa dari kedua wilayah. Kepala Desa Bangbayang diwakili oleh Kepala Dusun Wahidin, sementara Kepala Desa Bantarkawung diwakili Sekretaris Desa Gilang Adi Purnama, S.Kom. Selain itu, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Desa Bantarkawung juga turut memadati lokasi acara.
Rangkaian kegiatan selamatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa hambatan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Bantarkawung menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam terealisasinya pembangunan jembatan tersebut.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian dalam acara selamatan dimulainya pembangunan jembatan perintis Garuda di Desa Bangbayang. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang telah memberikan program pembangunan jembatan ini di desa kami,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan pembangunan agar dapat berjalan sesuai rencana.
“Kami siap membantu dan mendukung penuh program ini. Mudah-mudahan pembangunan jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bantarkawung khususnya dan masyarakat kecamatan pada umumnya. Semoga pembangunan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT,” tambahnya.
Selamatan ini tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga bentuk rasa syukur serta harapan bersama agar pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat berjalan dengan lancar hingga selesai. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat.
Babinsa Desa Bangbayang, Serka Slamet Waluyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan di wilayah.
“Melalui kegiatan selamatan ini, kita bersama-sama memohon keselamatan dan kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujarnya.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian acara selamatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan Jembatan Gantung Garuda dapat segera terwujud dan menjadi sarana penghubung yang vital, sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bantarkawung dan sekitarnya.(Pen0713)














