BREBES – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus berjalan dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Pada Kamis (14/5/2026), suasana di lokasi pembangunan memperlihatkan kuatnya nilai persaudaraan dan kepedulian antar sesama, yang tercermin dalam semangat “saling menopang dalam kebaikan”.
Jembatan yang dibangun melintasi Sungai Ciraja ini menjadi harapan besar masyarakat sebagai sarana penghubung antara Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung. Dalam proses pembangunannya, seluruh pihak terlihat saling mendukung dan membantu demi mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Di lokasi pembangunan, anggota Koramil 12/Bantarkawung bersama masyarakat tampak bekerja berdampingan tanpa membedakan latar belakang maupun tugas. Setiap pekerjaan dilakukan dengan rasa tanggung jawab bersama, mulai dari mengangkat material, membantu proses teknis, hingga memastikan pekerjaan berjalan dengan aman dan lancar.

Semangat saling membantu tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan jembatan bukan hanya pekerjaan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin membuat setiap tantangan di lapangan dapat dihadapi bersama dengan penuh kekompakan.
Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, yang aktif mendampingi kegiatan pembangunan, mengatakan bahwa semangat saling menopang dalam kebaikan menjadi kekuatan utama yang menjaga kelancaran pembangunan hingga saat ini.
“Di lokasi ini semua saling membantu dan saling menopang dalam kebaikan. Ketika ada pekerjaan berat, dikerjakan bersama. Ketika ada kesulitan, dihadapi bersama. Inilah nilai gotong royong yang sesungguhnya,” ujar Pelda Aris.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menunjukkan tingginya rasa memiliki terhadap jembatan tersebut. Hal itu juga menjadi bukti kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat di wilayah Bantarkawung.
Masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung berharap pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat segera selesai dan memberikan manfaat besar bagi kehidupan mereka. Kehadiran jembatan ini diyakini akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain menjadi infrastruktur penghubung, pembangunan jembatan ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat pedesaan. Nilai saling membantu yang tumbuh selama proses pembangunan menjadi contoh positif bagi generasi muda untuk terus menjaga budaya gotong royong.
Dengan semangat “saling menopang dalam kebaikan”, pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Bantarkawung diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes.(Pen0713)










