BREBES – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada Rabu (20/5/2026), proses pembangunan memasuki tahapan penting dengan dilaksanakannya pendirian tiang pilon jembatan sebagai bagian utama konstruksi jembatan gantung penghubung Desa Kadumanis dan Desa Citimbang.
Tahapan pendirian tiang pilon tersebut menjadi salah satu proses vital dalam pembangunan jembatan, karena tiang pilon berfungsi sebagai penyangga utama yang nantinya akan menopang kekuatan seling dan keseluruhan konstruksi jembatan gantung.
Sejak pagi hari, masyarakat bersama aparat TNI tampak bergotong royong membantu proses pekerjaan di lokasi pembangunan. Dengan penuh semangat, mereka bekerja sama mempersiapkan dan mendirikan struktur tiang pilon meskipun harus menghadapi medan yang cukup berat serta cuaca yang berubah-ubah.

Babinsa Desa Kadumanis, Serda Hasanudin, yang terus mendampingi jalannya pembangunan, menyampaikan bahwa proses pendirian tiang pilon merupakan langkah besar dalam percepatan pembangunan Jembatan Garuda.
“Hari ini pembangunan memasuki tahap pendirian tiang pilon jembatan. Ini menjadi salah satu bagian paling penting dalam konstruksi karena pilon akan menjadi penyangga utama jembatan gantung,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar hasil pembangunan nantinya benar-benar kokoh dan aman digunakan masyarakat. Ia juga mengapresiasi semangat warga yang terus aktif membantu setiap tahapan pembangunan.
Jembatan Garuda sendiri dibangun untuk menghubungkan Desa Kadumanis dan Desa Citimbang yang selama ini dipisahkan oleh sungai. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat serta meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga di kedua desa.
Di lokasi pembangunan, suasana kekompakan antara TNI dan masyarakat begitu terasa. Warga dengan sukarela membantu pekerjaan sesuai kemampuan masing-masing, mulai dari pengangkutan material hingga mendukung proses teknis pembangunan.
Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pembangunan berlangsung. Kebersamaan tersebut juga mencerminkan kuatnya rasa kepedulian masyarakat terhadap kemajuan desa mereka.
Masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat terus berjalan lancar hingga selesai sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga.
Dengan dimulainya pendirian tiang pilon, pembangunan Jembatan Garuda di Kecamatan Salem kini memasuki fase konstruksi yang semakin penting. Jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi penghubung antar desa, tetapi juga menjadi simbol perjuangan, gotong royong, dan harapan masyarakat untuk masa depan yang lebih baik.(Pen0713)














