Pembangunan Jembatan Garuda di Bantarkawung Capai Progres 45 Persen

BREBES – Pembangunan Jembatan Garuda yang berada di wilayah Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga hari keempat pelaksanaan, Jumat (3/4/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 45 persen, yang saat ini difokuskan pada tahap pembersihan lahan.

Kegiatan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya TNI melalui Kodim 0713/Brebes dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya dalam membuka akses transportasi antar desa yang selama ini cukup terbatas.

Jembatan Garuda yang dibangun memiliki panjang bentangan mencapai 70 meter dengan lebar 1,2 meter. Jembatan ini melintasi sungai dengan lebar sekitar 50 meter dan kedalaman air mencapai 5 meter. Saat musim hujan dan terjadi banjir, ketinggian air di lokasi tersebut dapat mencapai hingga 5 meter, sehingga pembangunan jembatan ini dinilai sangat penting guna menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan menghubungkan Desa Bangbayang dengan Desa Bantarkawung di Kecamatan Bantarkawung. Dengan terhubungnya kedua wilayah tersebut, diharapkan dapat memangkas waktu tempuh masyarakat, terutama bagi pelajar, petani, dan warga yang beraktivitas sehari-hari menuju pusat kecamatan.

Dalam pelaksanaan pembangunan, sinergitas antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat terlihat sangat kuat. Personel dari Kodim 0713/Brebes bersama aparat pemerintah desa serta warga bahu-membahu melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, yang turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa keterlibatan semua pihak menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan.

“Kami bersama pemerintah desa dan masyarakat terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan akses yang lebih baik bagi warga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tahap pembersihan lahan menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum memasuki tahapan konstruksi berikutnya, seperti pemasangan pondasi dan struktur utama jembatan.

Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan Jembatan Garuda ini. Mereka berharap dengan adanya jembatan tersebut, akses transportasi akan semakin mudah, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan sering menghambat aktivitas warga.

Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bantarkawung dan sekitarnya.(Pen0713)

News Feed