BREBES – Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di wilayah Kabupaten Brebes terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada Senin (6/4/2026), kegiatan pembangunan yang berada di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, memasuki tahap penting berupa pembersihan lahan dan pemasangan bouwplank sebagai persiapan pengecoran tiang jembatan.
Jembatan Gantung Garuda yang melintasi Sungai Ciraja ini merupakan proyek strategis yang menghubungkan Desa Bangbayang dengan Desa Bantarkawung. Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dialami masyarakat, terutama saat kondisi sungai meluap di musim hujan.

Secara teknis, jembatan ini dirancang memiliki bentangan sepanjang 70 meter dengan lebar sungai mencapai 50 meter. Kedalaman air di lokasi mencapai sekitar 5 meter, dengan potensi kenaikan permukaan air hingga 5 meter saat banjir. Kondisi geografis tersebut menjadikan pembangunan jembatan ini membutuhkan perencanaan yang matang serta pelaksanaan yang penuh kehati-hatian.
Pada tahap saat ini, kegiatan difokuskan pada pembersihan lahan di area pembangunan guna memastikan lokasi siap untuk proses konstruksi lanjutan. Selain itu, pemasangan bouwplank juga dilakukan sebagai acuan dalam menentukan posisi dan ukuran struktur pondasi serta tiang jembatan sebelum dilakukan pengecoran. Tahapan ini menjadi krusial karena akan menentukan ketepatan dan kekuatan konstruksi jembatan ke depan.
Pembangunan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, pemerintah desa (Pemdes), serta masyarakat setempat. Sinergi antara aparat dan warga terlihat jelas di lapangan, di mana gotong royong menjadi semangat utama dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur tersebut.
Babinsa setempat, Pelda Aris, turut aktif melaksanakan pengawasan sekaligus terjun langsung membantu kegiatan di lapangan. Ia memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas hasil pekerjaan.
“Kami bersama masyarakat terus berupaya agar setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik. Kegiatan hari ini difokuskan pada persiapan awal struktur, yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan ke depan,” ungkapnya.
Jembatan ini nantinya diproyeksikan akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 15.500 jiwa atau 2.350 kepala keluarga dari dua desa yang terhubung. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, mempermudah akses pendidikan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap kegiatan pembangunan. Mereka berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan.
Dengan terus berjalannya tahapan pembangunan yang didukung penuh oleh TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Bantarkawung diharapkan menjadi salah satu infrastruktur vital yang mampu meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Brebes.(Pen0713)








