BREBES – Masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung kini dapat bernapas lega. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda akan segera dibangun lewat sinergi antara TNI Dan pemerintah Daerah Kabupaten Brebes hingga nantinya menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga di wilayah Kecamatan Bantarkawung. Selasa(31/3/2026)

Jembatan gantung yang memiliki panjang 79 meter dengan lebar 120 cm ini dibangun untuk memecah isolasi geografis. Dengan spesifikasi tersebut, jembatan ini mampu mengakomodasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua, mempermudah aksesibilitas warga di kedua wilayah.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda ini adalah bukti nyata kehadiran TNI di tengah kesulitan rakyat. Kami berharap infrastruktur ini tidak hanya memangkas jarak, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga serta mengakselerasi roda ekonomi di pelosok desa. Personel Babinsa kami akan terus mendampingi warga untuk memastikan aset ini terjaga dengan baik.” Ujar Dandim.
Lanjutnya, Efisiensi waktu tempuh menjadi keuntungan utama, terutama bagi anak-anak sekolah yang menempuh pendidikan di wilayah Kecamatan Bantarkawung maupun Kecamatan Bumiayu. Selain itu, jembatan ini menjadi jalur logistik vital bagi 62 Kepala Keluarga di Desa Bangbayang dan 38 Kepala Keluarga di Desa Bantarkawung untuk mengangkut hasil pertanian.
Sementara Itu Camat Bantarkawung, Wartoid, S.Ip, M.Si, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat, termasuk jajaran TNI yang terjun langsung di lapangan.
“Jembatan Perintis Garuda ini adalah jembatan harapan. Akses ekonomi lancar, anak-anak sekolah pun berangkat dengan aman,” pungkasnya. (Pen0713)














