BREBES – Semangat pengabdian TNI kepada masyarakat kembali terlihat nyata dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Pada Kamis (21/5/2026), keterlibatan aktif Babinsa bersama masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud implementasi salah satu poin dalam 8 Wajib TNI, yakni menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Kadumanis dan Desa Citimbang ini menjadi salah satu harapan besar masyarakat untuk memperoleh akses yang lebih aman dan mudah. Selama ini, kondisi sungai yang memisahkan kedua desa sering menjadi kendala bagi aktivitas warga, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat.
Dalam proses pembangunan, Babinsa Desa Kadumanis, Serda Hasanudin, terus hadir mendampingi dan bekerja bersama masyarakat di lapangan. Kehadirannya bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai pelopor yang ikut membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.
“Sebagai aparat TNI, kami memiliki kewajiban untuk menjadi contoh dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekitar kami. Hal itu sudah tertuang dalam 8 Wajib TNI dan menjadi pedoman dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujar Serda Hasanudin.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh selama proses pembangunan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Di lokasi pembangunan, anggota TNI bersama masyarakat tampak bekerja bahu-membahu melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan. Mulai dari pengangkutan material, penataan konstruksi, hingga membantu pekerjaan teknis dilakukan secara bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang mengaku merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi dan memberikan motivasi selama pembangunan berlangsung. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dinilai mampu membangkitkan semangat warga untuk terus bergotong royong demi kepentingan bersama.
Selain memperlancar akses transportasi, pembangunan Jembatan Garuda juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses pendidikan dan sosial antar wilayah.
Dengan semangat pengabdian yang berlandaskan nilai-nilai dalam 8 Wajib TNI, pembangunan Jembatan Garuda di Kecamatan Salem diharapkan terus berjalan lancar hingga selesai. Jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antar desa, tetapi juga menjadi simbol nyata kepedulian, pengabdian, dan semangat kebersamaan TNI bersama rakyat dalam membangun negeri dari pelosok desa.(Pen0713)












