BREBES – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, terus menunjukkan progres yang positif. Hingga Sabtu (4/4/2026), pembangunan jembatan yang berada di wilayah teritorial Kodim 0713/Brebes tersebut berjalan sesuai rencana dengan pengawasan ketat dari aparat TNI bersama unsur terkait.
Jembatan Gantung Garuda ini dibangun melintasi Sungai Ciraja dengan titik koordinat di 7.213987, 108.921241. Infrastruktur tersebut dirancang sebagai sarana penghubung antara Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung di Kecamatan Bantarkawung, yang selama ini mengalami keterbatasan akses terutama saat musim hujan dan kondisi debit air meningkat.
Secara teknis, jembatan ini memiliki panjang bentangan mencapai 70 meter dengan lebar sungai sekitar 50 meter. Kedalaman air di lokasi mencapai 5 meter, dengan potensi ketinggian air saat banjir juga dapat mencapai 5 meter. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan, sehingga diperlukan perencanaan dan pengawasan yang matang demi menjamin keamanan serta ketahanan jembatan.
Pembangunan jembatan ini ditargetkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 15.500 jiwa atau 2.350 kepala keluarga dari dua desa yang terhubung. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan Jembatan Gantung Garuda melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Sinergi tersebut menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, secara langsung terlibat dalam pengawasan pembangunan di lapangan. Ia memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar serta tetap mengedepankan faktor keselamatan kerja. Kehadirannya juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.
Sementara itu, Danramil 12/Bantarkawung, Kapten Inf Nursadi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan guna memastikan pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu. Ia juga menyampaikan bahwa jembatan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bantarkawung.
“Dengan adanya Jembatan Gantung Garuda ini, diharapkan akses antar desa menjadi lebih mudah, aman, dan cepat. Ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian serta kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat setempat pun menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap proyek ini dapat segera rampung sehingga dapat digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari tanpa harus menghadapi kendala alam seperti banjir atau sulitnya medan yang selama ini menjadi hambatan utama.
Dengan terus berlanjutnya pembangunan yang didukung oleh berbagai pihak, Jembatan Gantung Garuda di Bantarkawung diharapkan segera selesai dan menjadi salah satu infrastruktur vital yang membawa kemajuan bagi wilayah Kabupaten Brebes, khususnya di daerah pelosok.(Pen0713)














