Dulu Hanya Mimpi, Kini Menjadi Kenyataan, Pembangunan Jembatan Garuda Kadumanis Kian Mendekati Rampung

BREBES – Harapan panjang masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, untuk memiliki akses penghubung yang aman kini semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan kedua desa tersebut terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki Kamis (16/07/2026), konstruksi jembatan telah memasuki tahap akhir sehingga impian yang selama bertahun-tahun hanya menjadi angan kini hampir benar-benar terwujud.

Bagi masyarakat di kedua desa, keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jembatan ini merupakan simbol harapan yang lahir dari semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian berbagai pihak yang sejak awal bahu-membahu mewujudkan akses penghubung yang lebih aman dan layak.

Selama bertahun-tahun, warga Desa Kadumanis dan Desa Citimbang harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi sungai yang memisahkan kedua desa. Pada musim penghujan, tingginya debit air sering kali menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, petani yang membawa hasil panen, hingga warga yang hendak mengakses pelayanan kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari.

Kini, berkat kerja keras masyarakat bersama TNI, pemerintah desa, dan tim teknis, impian tersebut sedikit demi sedikit berubah menjadi kenyataan. Struktur Jembatan Garuda telah berdiri kokoh dan terus disempurnakan agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Di lokasi pembangunan, Babinsa Desa Kadumanis Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Hasanudin, terus mendampingi setiap tahapan pekerjaan. Tidak hanya memberikan arahan, ia juga turun langsung membantu masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat.

Melihat perkembangan pembangunan yang semakin mendekati tahap penyelesaian, Serda Hasanudin menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang sejak awal tidak pernah berhenti memberikan dukungan.

“Yang dulu hanya mimpi, sekarang hampir terwujud. Semua ini berkat doa, kerja keras, dan semangat gotong royong masyarakat bersama TNI. Semoga dalam waktu dekat Jembatan Garuda dapat selesai dan segera dimanfaatkan oleh seluruh warga,” ujar Serda Hasanudin.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti bahwa cita-cita besar dapat diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dalam satu tujuan. Kekompakan, kepedulian, dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama yang membawa pembangunan hingga mencapai tahap saat ini.

Sementara itu, Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang atas dedikasi mereka selama proses pembangunan berlangsung.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan semangat gotong royong luar biasa. Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghasilkan karya yang sangat bermanfaat bagi kepentingan bersama. Semoga jembatan ini menjadi penggerak kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial TNI AD, yakni hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pembangunan Jembatan Garuda juga menjadi contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Kabupaten Brebes. Setiap tahapan pembangunan dilalui bersama dengan penuh semangat, mulai dari pembukaan akses, pembangunan pondasi, pemasangan tiang, pemasangan sling baja, hingga penyempurnaan konstruksi yang kini hampir selesai.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih cepat dan aman antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Salem.

Bagi masyarakat, Jembatan Garuda bukan hanya rangkaian baja dan beton yang membentang di atas sungai. Jembatan ini adalah simbol perjuangan, pengorbanan, doa, dan kebersamaan yang dibangun oleh banyak tangan dengan satu tujuan mulia, yakni menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis diyakini akan segera rampung. Impian yang dahulu terasa begitu jauh kini telah berdiri nyata di hadapan masyarakat, menjadi bukti bahwa dengan persatuan, kerja keras, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, tidak ada cita-cita yang terlalu besar untuk diwujudkan.(Pen0713)